Republik Madura – Sejak bangku SMA aku memang sudah menyukai berbagai peristiwa yang berkenaan dengan masyarakat Palestina, sebuah komunitas yang menjadi satu-satunya bangsa terjajah di era dunia modern seperti saat ini. Makanya aku pun dengan antusias melanjutkan studi ke bangku kuliah Jurusan Hub Internasinal, Fisipol, Univ Jember.
Kategori Artikel dan Berita Kami, Silahkan Dibaca
- Ala Made in Madura (25)
- Kisah Tokoh (47)
- Madura News (29)
- Milan Channel and News (73)
- Special Reports (21)
- Unik dan Aneh (14)
- Video Istimewa (21)
- Viva Sepakbola Indonesia (19)
Sabtu, 29 Oktober 2011
Senin, 24 Oktober 2011
Laga Kebangkitan Hebat Milan Dalam Sejarah Era Berlusconi
Republik Madura – Wooooow….. Menonton laga Lecce vs Milan semalam (23/10/2011) sungguh bikin spot jantung! Ya, di babak I Milan rasanya akan kembali gagal meraih 3 poin. Bayangin aja. Gawang Christian Abiati digelontor 3 gol tanpa balas. Apalagi memang sejak 10 tahun yang lalu Milan memang tak pernah meraih 3 poin di stadion Comunale Via del Mare ini. Terbayang sudah kekalahan.
Minggu, 23 Oktober 2011
Milanisti se dunia: “Rest In Peace, Marco Simoncelli!” (Plus Video di Sepang)
Republik Madura – Minggu sore (23/10/2011) aku dikejutkan berbagai postingan status tentang meninggalnya seorang pembalap MotoGP, Marco Simoncelli. Dari beberapa fans page Milanisti milik para brader – sista Milanisti Indonesia, aku baru tahu kalau dia ternyata Milanisti sejati. Selain Novak Djokovic, petenis papan atas dunia, pembalap berjuluk Supersic itu ternyata Milanisti.
Kontes Kacong-Jebbing Bangkalan, Perlukah? Rasanya Tidak!
Republik Madura – Usai sudah pemilihan Kacong Jebbing (sejenis Raka Raki kalau tingkat Prop jatim) Kabupaten Bangkalan – Madura. Grand Final pemilihan tersebut tuntas digelar semalam, sabtu (22/10/2011) disertai tampilnya Anang-Ashanty sebagai guest star alias bintang tamu di GOR Bangkalan.
Kamis, 20 Oktober 2011
Demi Sembako Gratis HUT Bangkalan Ke-480, Haruskah Warga Berdesakan?
Republik Madura - Ribuan warga dari beberapa kelurahan di Kota Bangkalan, Madura, harus berdesak-desakan an saat pembagian sembako gratis di halaman pendopo Bupati Bangkalan. Pembagian sembako ini dalam rangka HUT Kabupaten Bangkalan yang ke-480. Warga yang mengatre hampir semuanya berasal dari kalangan ibu-ibu.
Minggu, 02 Oktober 2011
Aquilani: "Milan Seperti Surga Kecil"
Republik Madura - Seperti yang dilansir goal.com, Alberto Aquilani menyatakan sangat senang bermain bersama AC Milan, dan berharap menghentikan catatan belum terkalahkan milik Juventus ketika kedua tim saling berhadapan di Turin, Senin (3/10) dinihari WIB.
Pada musim lalu, Aquilani memakai jersey Juventus. Setelah sempat berstatus pemain pinjaman di Liverpool selama setengah musim, kini ia hijrah ke Milan dengan status yang sama pada bursa transfer musim panas lalu. Aquilani pun mengaku senang dengan Milan.
“AC Milan seperti surga kecil. Sekarang saya paham mengapa semua pemain yang datang ke Milan mengatakan mereka ingin bertahan,” ujar pemain berusia 27 tahun itu kepada Corriere dello Sport.
“Sekarang saya ingin menjadi pemain kunci di tim ini. Saya senang telah membuat keputusan itu.”
Yap, bermainlah dengan gembira di surga mu, Aqulani. Memakai jersey Milan tentu sebuah kebanggaan, seperti halnya kami para Milanisti Indonesia! (Mad Topek)
Pada musim lalu, Aquilani memakai jersey Juventus. Setelah sempat berstatus pemain pinjaman di Liverpool selama setengah musim, kini ia hijrah ke Milan dengan status yang sama pada bursa transfer musim panas lalu. Aquilani pun mengaku senang dengan Milan.
“AC Milan seperti surga kecil. Sekarang saya paham mengapa semua pemain yang datang ke Milan mengatakan mereka ingin bertahan,” ujar pemain berusia 27 tahun itu kepada Corriere dello Sport.
“Sekarang saya ingin menjadi pemain kunci di tim ini. Saya senang telah membuat keputusan itu.”
Yap, bermainlah dengan gembira di surga mu, Aqulani. Memakai jersey Milan tentu sebuah kebanggaan, seperti halnya kami para Milanisti Indonesia! (Mad Topek)
Rabu, 28 September 2011
Juara Olimpiade Sains Nasional Itu Berasal Dari Gubuk Sederhana di Madura!
Republik Madura – Kembali pulau Madura menunjukkan sebagai tempat siswa berprestasi dan sangat membanggakan. Jika sebelumnya ada siswa Alyssa Diva Mustika, siswa SMP Negeri 1 Pamekasan, ada siswi asal SMPN 1 Sampang yang berprestasi nasional. Namanya Siti Fatimah, nama yang sangat sederhana namun bermakna mulia. Tahu kan klo Siti Fatimah itu nama salah satu putri Rosulullah Muhammad SAW.
Minggu, 25 September 2011
Kemarau Panjang, Berkah Bagi Petani Garam Dan Tembakau Madura
Republik Madura - Bagi sebagian pihak musim kemarau berkepanjangan seperti saat ini mendatangkan masalah karena sulitnya air bersih. Namun tidak demikian bagi para petani garam dan tembakau di Madura. Mereka justru diuntungkan karena selain jumlah produksi melimpah juga meningkat kualitas produksi.
Kamis, 22 September 2011
'The Raid', Film Indonesia Pertama yang Masuk Bioskop AS (Plus Cuplikan Filmnya)
Republik Madura - Sukses memenangkan Festival Film Toronto 2011, film The Raid (Serbuan Maut) rencananya akan diputar di bioskop Amerika Serikat dan 10 negara dunia lainnya, seperti Canada, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Australia dan lainnya.
Minggu, 18 September 2011
Hebatnya Nesta Membuat Frustasi Messi (Barca vs Milan - Video)
Republik Madura (Madura 1899 Brigatte) - Melihat video ini, bikin ane senyum-senyum. Berkali-kali bek veteran yang pernah menyandang salah satu pemain bek tengah terbaik dunia tersebut membuat solid pertahanan AC Milan kala tandang ke Nou Camp lawan Barcelona. Messi pun dibuat frustasi! Forza Milan!!!
Just take a look, watch it with your smile!!!
Momen ini yang paling menarik dari video diatas. Betapa bersih dan brillian nya takle Nesta pada Messi. Hah, Messi benar-benar frustasi dibuatnya. Lihat video dibawah ini, gan!
Mantap kan gan? Nesta 34 tahun lawan pemain muda selincah Messi masih sanggup rupanya! Tehnik bagus dan faktor pengalaman yang matang menjadi keunggulan Alessandro Nesta! Forza Milan!!!
Just take a look, watch it with your smile!!!
Momen ini yang paling menarik dari video diatas. Betapa bersih dan brillian nya takle Nesta pada Messi. Hah, Messi benar-benar frustasi dibuatnya. Lihat video dibawah ini, gan!
Mantap kan gan? Nesta 34 tahun lawan pemain muda selincah Messi masih sanggup rupanya! Tehnik bagus dan faktor pengalaman yang matang menjadi keunggulan Alessandro Nesta! Forza Milan!!!
Sejarah Terbentuknya Milanisti Indonesia. Forza Milan!!!!
Republik Madura (Madura 1899 Brigatte) - Dimulai dari milis, berlanjut ke kopi darat. Dari kopi darat, tercetuslah gagasan membentuk komunitas. Dari kesamaan menggilai AC Milan, maka lahirlah Milanisti Indonesia. Itulah gambaran singkat terbentuknya Milanisti Indonesia.
Senin, 05 September 2011
Antonio Nocerino, Penerus Gennaro 'Rhino' Gattuso di Skuad AC Milan
Republik Madura - AC Milan membuat gebrakan mengejutkan dengan merekrut Antonio Nocerino di detik-detik akhir penutupan transfer musim panas. Namun, keputusan merekrut gelandang Italia tersebut ternyata menuai pujian dari sejumlah kalangan.
Sabtu, 03 September 2011
Alessandro Costacurta: "AC Milan Nomor Satu, Bukan Inter!"
Republik Madura - Di pantai Nusa Dua, Bali, ketika Alessandro Costacurta baru saja menyelesaikan makan siangnya di The Westin Resort. Billy, sapaan akrabnya, hadir di Indonesia bersama tim AC Milan Glorie untuk menjalani laga amal melawan Indonesian All Star Legend dengan tujuan menyumbang dana penanggulangan bencana di Stadion Gelora Bung Karno Minggu (04/09/2011).
Selasa, 30 Agustus 2011
Musik Ul-Daul Semarak Sambut Lebaran Di Madura
Republik Madura - Hari raya iedul fitri sudah tiba. Untuk menyemarakkan hari kemenangan tersebut, warga di Kabupaten Sampang – Madura menggelar konvoi musik Ul-Daul, yakni perpaduan musik tradisional dan musik islami dengan keliling kota.
Sabtu, 27 Agustus 2011
Awas, Jalur Mudik Suramadu Rawan! Seorang Pengendara Motor Dirampok dan Dibacok Celurit
Republik Madura - Kerawanan jalur mudik di jalan akses Suramadu, Bangkalan – Madura, mulai terbukti. Seorang pengendara sepeda motor dirampok oleh dua orang tidak dikenal. Korban adalah novan, warga Tembok Gede – Surabaya. Novan menderita luka bacok yang cukup parah pada bagian punggung. Selain itu ia juga luka pada bagian mulut setelah sempat terjatuh dari sepeda motornya.
Jumat, 26 Agustus 2011
Pangeran Ongguk, Raja Madura Yang Masuk Islam Hanya Dengan Cara Menggangguk
Republik Madura - Penyebaran agama Islam di tanah Madura tidak bisa lepas dari perjalanan sejarah kerajaan di wilayah Madura Barat. Raden Pragalbo sang penguasa Kraton Plakaran (sekarang masuk wilayah Kabupaten Bangkalan) dikenal dengan julukan Pangeran Ongguk. Satu hal yang unik, Raden Pragalbo masuk Islam hanya dengan cara mengangguk.
Kamis, 25 Agustus 2011
Berebut Hak Pengelolaan di Blok Migas Madura Barat
Republik Madura - Sejak berakhirnya production sharing contract (PSC) I pada 6 Mei 2011, komposisi saham working interest (WI) Blok West Madura Offshore (WMO) hingga sekarang belum ditetapkan. Dengan begitu, seluruh aset termasuk potensi penerimaan dari Blok WMO sementara dikuasai negara.
Jumat, 19 Agustus 2011
HR Rasuna Said, Bunga Revolusi Dari Sumatera Barat
Republik Madura - Orang Indonesia yang tidak mengetahui siapa beliau, pasti beranggapan beliau adalah seorang laki-laki. Namanya sangat jarang disebut dalam pelajaran sejarah bahkan dalam saat di bangku sekolah dasar sekali pun. Padahal perannya sebagai tokoh pejuang Indonesia dari kalangan perempuan di jaman revolusi sangat menonjol. Namanya juga kalah tenar daripada pahlawan perempuan Indonesia lainnya seperti Dewi Sartika apalagi Raden Ajeng Kartini. Berikut profile beliau sebagaimana yang kami adaptasi dari id.yahoo.com.
Profile beliau saya angkat dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 66, 17 Agustus 2011.
Profile beliau saya angkat dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 66, 17 Agustus 2011.
Sabtu, 06 Agustus 2011
IL Rosoneri Hajar Nerazzuri di Piala Super Italia 2011(Plus Foto - Video)
Republik Madura - Duo Milan, AC Milan dan InterMilan telah memulai perseteruannya musim ini pada ajang Supercoppa Italia, sabtu malam (6/8/2011), yang berkesudahan 2-1 untuk Il DiavoloRoso alias AC Milan tentu!.
Jumat, 05 Agustus 2011
Tan Malaka, Tokoh Pejuang Indonesia Yang Hilang Misterius
Republik Madura - Perjalanan sejarah bangsa Indonesia mencatat sejumlah nama besar tokoh pejuang yang memimpin barisan pemberontak rakyat melawan penjajah. Mulai dari era penjajahan Belanda, kemudian Jepang saat perang dunia II hingga masa revolusi pasca proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945. Diantara para tokoh pejuang tersebut, ada sebagian diantara mereka yang memiliki jasa besar bagi Indonesia namun hilang misterius tak berbekas. Dalam rangka memperingati kemerdekaan kita yang ke 66 tahun pada 17 agustus 2011 ini, kami tulis tokoh besar ini supaya kita tetap mengingat beliau.
Rabu, 03 Agustus 2011
Jhon Lie Sang Penyelundup Senjata, Orang Tionghoa Pertama yang Dapat Gelar Pahlawan RI (Ada Videonya)
Republik Madura - Nama nya mungkin kalah tenar dengan sederet pahlawan yang telah melegenda lebih dulu di otak kita sejak masa kanak-kanak. Namun ia sangat melegenda di kalangan prajurit TNI AL. Dialah pioner penyelundupan senjata dari luar untuk memasok peralatan tempur bagi kelompok-kelompok gerilya yang pro republik muda di tahun 1945-an, Indonesia. Untuk mengenalkan semangat patriotisme nya, kami mencoba menulis biografi singkat 'sang penyelundup' dari Sulawesi Utara ini.
Senin, 01 Agustus 2011
Polisi Tewas Ditembak Secara Misterius Oleh Tiga Orang Berpakaian Polisi
Republik Madura - Kasus terbunuhnya polisi terjadi di Bangkalan – Madura. Seorang anggota polisi lalu lintas yang sedang berpatroli tewas ditembak secara misterius. Anggota polisi bernasib malang tersebut/ bernama Erik Setyo Widodo. Keluarga polisi muda berpangkat Brigadir Satu ini pun hanya bisa menangis histeris di luar instalasi kamar mayat RSUD Rato Ebuh Bangkalan.
Jenazah Briptu Erik Setyo Widodo langsung diperiksa di ruangan otopsi dengan penjagaan polisi. Dari data yang didapatkan, kondisi tubuh Briptu Erik cukup mengenaskan. Pada bagian wajah lebam dan menghitam serta luka-luka seperti bekas penganiayaan dengan benda tumpul. Sementara pada punggung bagian belakang terdapat luka tembak yang diduga dari jarak dekat.
Kasus terbunuhnya Briptu Erik bermula, saat korban sedang berpatroli di jalan akses suramadu yang memang agak sepi, senin sore(01/07/2011). Berdasarkan keterangan dari warga yang sempat melihat di lokasi, Briptu Erik didatangi sebuah mobil di jalan tersebut.
Dari dalam mobil turun tiga orang menghampiri korban. Dua orang berpakaian seragam polisi dengan baret biru seperti yang biasa dipakai provost polri. Satu orang lainnya berpakaian safari. Briptu Erik pun kemudian naik ke atas mobil.
Berselang sekitar dua jam kemudian, Briptu Erik ditemukan dalam kondisi tewas dan telanjang, hanya memakai celana dalam di semak belukar kawasan pegunungan Gigir, Bangkalan. Sementara seragam polisi milik korban juga ditemukan tak jauh dari lokasi jenazah.
Kematian ini tentu saja membuat syok keluarga korban. Apalagi Britu Erik yang meninggalkan seorang anak kecil ini, dikenal sebagai polisi yang baik dan santun.
Terkait pembunuhan anggotanya, Kapolres Bangkalan, AKBP Kasero Manggolo enggan memberikan keterangan resmi pada wartawan. Kasero Manggolo hanya mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap sejumlah bekas luka di tubuh Briptu Erik.
Untuk mendapatkan hasil otopsi lebih lanjut, senin malam jam 22.00 WIB pihak kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah Britu Erik ke rumah sakit Bhayangkara Mapolda Jatim. (Mad Topek)
Jenazah Briptu Erik Setyo Widodo langsung diperiksa di ruangan otopsi dengan penjagaan polisi. Dari data yang didapatkan, kondisi tubuh Briptu Erik cukup mengenaskan. Pada bagian wajah lebam dan menghitam serta luka-luka seperti bekas penganiayaan dengan benda tumpul. Sementara pada punggung bagian belakang terdapat luka tembak yang diduga dari jarak dekat.
Jenazah Briptu Erik Setyo Widodo di Ruang Otopsi RSUD Rato Ebuh - Bangkalan
Kasus terbunuhnya Briptu Erik bermula, saat korban sedang berpatroli di jalan akses suramadu yang memang agak sepi, senin sore(01/07/2011). Berdasarkan keterangan dari warga yang sempat melihat di lokasi, Briptu Erik didatangi sebuah mobil di jalan tersebut.
Dari dalam mobil turun tiga orang menghampiri korban. Dua orang berpakaian seragam polisi dengan baret biru seperti yang biasa dipakai provost polri. Satu orang lainnya berpakaian safari. Briptu Erik pun kemudian naik ke atas mobil.
Berselang sekitar dua jam kemudian, Briptu Erik ditemukan dalam kondisi tewas dan telanjang, hanya memakai celana dalam di semak belukar kawasan pegunungan Gigir, Bangkalan. Sementara seragam polisi milik korban juga ditemukan tak jauh dari lokasi jenazah.
Kematian ini tentu saja membuat syok keluarga korban. Apalagi Britu Erik yang meninggalkan seorang anak kecil ini, dikenal sebagai polisi yang baik dan santun.
Terkait pembunuhan anggotanya, Kapolres Bangkalan, AKBP Kasero Manggolo enggan memberikan keterangan resmi pada wartawan. Kasero Manggolo hanya mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap sejumlah bekas luka di tubuh Briptu Erik.
Untuk mendapatkan hasil otopsi lebih lanjut, senin malam jam 22.00 WIB pihak kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah Britu Erik ke rumah sakit Bhayangkara Mapolda Jatim. (Mad Topek)
Langganan:
Postingan (Atom)
Come to Madura Island and Watch Our BullRace Event!






















