Kategori Artikel dan Berita Kami, Silahkan Dibaca

Say NO tobe Corruptor!!! Get the Corruptor in the Jail!!!

Sabtu, 18 Februari 2012

Silvio Berlusconi, Antara Milan dan Jabatan Perdana Menteri Italia (plus Video)

Republik Madura – Tulisan ini berawal dari sentilan seorang teman saya yang benci banget sama Milan. Dia bilang, Silvio Berlusconi selaku pemilik Milan telah menggunakan kedudukannya selama menjabat Perdana Menteri Italia untuk memberikan keuntungan bagi klubnya, Milan. Terutama masalah financial atau pembiayaan klub.

Tentu saja ungkapan itu membuat merah telinga. Tapi berkat ungkapan itu pula saya tergerak menulis tentang hal tersebut.

Berlusconi mengambil alih kepemilikan AC Milan dari Rosario Lo Verde pada tahun 1986. Saat itu, klub besar Italia ini dalam kondisi terpuruk! Maka sejak itu pula Berlusconi menjadi pemilik saham mayoritas AC Milan sekaligus presiden klub. Dalam rentang waktu tersebut, ia tercatat tiga kali menjabat Perdana Menteri Italia melalui partai politik yang dipimpinnya, Forza Italia (Ayo, Italia!).

Sebagaimana yang saya kutip dari wikipedia, periode pertama jabatan PM Italia yang disandang Berlusconi antara 10 Mei 1994 – 17 Januari 1995. Pada tahun 1995 tersebut, ia mengundurkan diri dari jabatannya setelah koliasi politiknya meninggal sang perdana menteri. Lalu Berlusconi naik jadi PM Italia lagi pada periode kedua tahun 2001 – 2006. Kemudian sang taipan media di Italia ini kembali terpilih sebagai perdana menteri tahun 2008 hingga 16 november 2011 kemarin.

Apakah selama Berlusconi jadi perdana menteri, ia juga mengurusi Milan? Ternyata tidak. Setiap kali ia terpilih, ia selalu melepaskan jabatan nya selaku Presiden Milan. Semua tanggung jawab dan tugas terhadap klub dipasrahkan pada Adriano Galliani yang memang menjadi tangan kanan Berlusconi. Nama dan wajah Galliani pun begitu familiar di mata Milanisti di seluruh dunia. Apalagi laki-laki berpenampilan gundul ini terlihat begitu ekspresif di layar kaca saat ia menonton laga-laga Milan. Galliani pula yang sibuk mengurusi lalu lintas transfer termasuk harga dan pembelian si pemain.

Di Italia, seorang pejabat public (birokrat) sangat dilarang menangani tim yang dimilikinya. Hukum dan undang-undang negeri asal spaghetti dan pizza tersebut, memang mengharuskan setiap individu melepaskan jabatannya demi menjaga terjadinya korupsi. Saya yakin, audit independen pun siap mengawasi keuangan sebuah klub yang dimiliki seorang pejabat public seperti halnya Milan.
Foto: Carlo Ancelotti, salah satu pelatih tersukses di Milan, bersama Silvio Berlusconi dan Adriano Galliano, si plontos tangan kanan Berlusconi. 

Ini Italia ya, bukan Indonesia. Hehehe Nyindir nih. Tapi beneran khan? Di Indonesia mah pendanaan klub banyak yang bersumber dari pemerintah setempat. Pemiliknya pun pimpinan daerah tersebut. Wajarlah banyak berita adanya penyelewengan keuangan. Sebagai klub sepakbola professional, sudah seharusnya pembiayaan klub tersebut tidak lagi bersumber dari uang pemerintah! Uang pemerintah tersebut seharusnya malah disalurkan untuk kepentingan sosial alias untuk masyarakat banyak. RAKYAT!!! Saya setuju kalau konsep profesionalisme sepakbola nasional kita seperti ini, sebagaimana yang sedang coba dimulai oleh PSSI saat ini.

Ups, stop ngomongin yang ini. Ntar saya malah dituding mendukung salah satu pihak. (Saya sadar sekarang sedang ada konflik di internal persepak bolaan kita). Moga cepet selesai deh konfliknya dan fokus pada pengembangan dan peningkatan sepakbola nasional demi PRESTASI Timnas Garuda kita! Oke-oke…., kembali aja deh ke bahasan awal tentang Milan.

Kondisi ini (Milan tidak dipimpin langsung oleh Berlusconi) ternyata berpengaruh besar bagi prestasi Milan. Berlusconi yang duduk di jabatan public tersebut tidak bisa focus mengurus Milan. Ia pun tidak bisa asal menggelontorkan dana/uang untuk klub. Ya karena itu tadi, pejabat public seperti dirinya dilarang terlibat langsung dalam pendanaan klubnya, AC Milan.

Nah dari hasil rekapan jumlah prestasi Milan yang saya peroleh, ternyata lebih hebat saat Berlusconi sebagai presiden klub atau dengan kata lain saat Berlusconi sedang tidak menjadi perdana menteri. Kenapa? Karena dengan tidak memegang jabatan public, Berlusconi bebas menggelontorkan dana untuk membiayai Milan.

Dari mana uang pendanaan Milan? Dari korupsi hasil jadi perdana menteri? Rasanya tidak! Ingat, Silvio Berlusconi adalah saudagar yang kaya. Menurut hasil riset tahun 2005 majalah Forbes, Berlusconi tercatat sebagai orang TERKAYA di Italia. Pada tahun 2005 tersebut, kekayaan pribadinya mencapai 12 milliar dollar AS. Dengan uang sebanyak itu ia pun tercatat sebagai orang terkaya ke-25 di dunia (menurut Forbes loh ya bukan kata saya).
Sebagai taipan media menurut wikipedia.org, sang Godfather Berlusconi membangun kelompok medianya yang pertama melalui holding company Fininvest. Dari kelompok media ini dia mendirikan jaringan media televisi Canale 5, Italia 1 dan Rete 4. Ketiga media ini menjadi alternative bagi public Italia sekaligus saingan berat bagi televisi milik pemerintah Italia seperti Rai Uno, Rai Due dan Rai Tre. Satu lagi, jaringan media TV ini dibangun sebelum ia menduduki jabatan perdana menteri.

Saat ini asetnya berupa kelompok media utama yang dimilikinya yakni Mediaset dengan tiga saluran televisi nasional dan mampu menguasai setengah penonton nasional di Italia. Ia juga mendirikan penerbitan terbesar Italia, Mondadori, yang menerbitkan majalah berita Panorama. Berlusconi juga memiliki perusahaan distribusi video dan bioskop nasional (Penta dan Medusa).

Rasanya dengan segala kekayaan tersebut, mustahil harus korup demi mendanai klubnya AC Milan. Artinya tidak perlu aliran dana hasil korupsi sebagaimana yang ditudingkan teman saya yang anti Milan tadi. Gak perlu, toh kalau itu (korupsi demi finansial Milan) dilakukan Berlusconi, tentu akan sangat merugikan AC Milan.

Nah, berikut perbandingan prestasi Milan saat Berlusconi menjabat Perdana Menteri Italia dan prestasi Milan saat ia tidak menduduki jabatan public tersebut, yang tercatat hingga saat ini (pebruari 2012):

Trophy Milan selama Berlusconi menjabat perdana menteri: Piala Champions Eropa (1 kali), Piala Super Eropa (1 kali), Scudetto (2 kali), Coppa Italia (1 kali), Piala Super Italia (2 kali).

Bandingkan dengan trophy Milan saat Berlusconi tidak menjabat perdana menteri atau saat ia focus mengurusi Milan: Piala Champions (4 kali), Piala Super Eropa (4 kali), Piala Interkontinental (2 kali), Piala Dunia Antar Klub (1 kali), Scudetto (5 kali) dan Piala Super Italia (4 kali).
Monggo lihat dan hitung sendiri. Statistik ini nyata bahwa AC Milan dibawah kepemimpinan langsung Berlusconi sebagai presiden klub malah prestasinya lebih hebat dari pada saat Milan ditinggalkan Berlusconi untuk jabatan Perdana Menteri Italia. “Sejujurnya, ketika ia menjadi perdana menteri, Milan tidak bisa berbuat banyak. Tidak mungkin sebagai perdana menteri mengeluarkan banyak uang sementara masyarakat Italia dihantam krisi ekonomi seperti saat ini”, ujar Tiziano Crudeli, seorang tifosi Milan sebagaimana yang dikutip Milan News.

Raihan trophy Milan tersebut, belum ditambah jumlah trophy Milan sebelum dimiliki Berlusconi. Jika dijumlah secara keseluruhan sejak 1899 Milan didirikan, trophy di ajang internasional yang dimiliki klub berjuluk Rossoneri dan Il Diavolo Roso tersebut adalah yang terbanyak di dunia menurut situs FIFA. Dengan kata lain, klub tersukses di dunia! Catat itu!
Logo La Comunita Dei Tifosi Milan Nel Indonesia (Milanisti Indonesia)

Terlepas dari segala kontroversi dan skandalnya, Berlusconi menjelma menjadi presiden klub Milan tersukses dalam sejarah Milan hingga saat ini. Orang bilang, Berlusconi is a Big Man of Milan all of time! Dan kini setelah Berlusconi mundur dari jabatannya sebagai PM Italia november 2011 kemarin, tentu para Milanisti dan pemain Milan berharap ia akan lebih fokus mengurusi Milan. Dan harapan ini berujung pada prestasi Milan akan kembali bersinar terang. Semoga. Amien! FORZA MILAN!!! (Mad Topek)

-VIDEO Berlusconi dan Milan-

Written and Posted By:
Mamad Taufik Milano
La Comunita Dei Tifosi Milan Nel Indonesia
Brigatte 1899 Madura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Come to Madura Island and Watch Our BullRace Event!

Come to Madura Island and Watch Our BullRace Event!